Minggu, 14 Juni 2009

Aku bersyukur


Aku bersyukur memiliki sahabat, saudara-saudaraku yang dihadirkan tuhan meski bukan lahir dari rahim ibuku. Dihadiahkan sepasang orangtua yang luarbiasa, adik-adik yang manis dan bersahaja, dan dibesarkan dalam atmosper sederhana.

Guru-guru yang mencintai dengan ilmunya, dan alam yang dengan sendirinya memilih cara untuk menjaga dan menyangiku.

Kami dibesarkan dengan fitnah, kecurangan, intimidasi dan ragam prilaku tak adil. Kata papa, itu bagian dari episode hidup, pohon yang tinggi tidak tumbuh dengan sendirinya, ia ditempa badai, semakin tinggi semakin besar terpaan yang harus dihadapinya. Must be optimist, never give up and always think positively.

Pilihan hanya satu, maju terus. Jika masih ingin melihat masa lalu, ambil semangatnya saja, buang jauh-jauh dendam. Maafkan, tapi sulit untuk dilupakan. Karena hati dan logika kadang sulit untuk menegosiasikan egonya.

Semua yang hidup pasti menghadapi masalah, dimensi, waktu dan proporsilah yang membedakannya. Maka tersenyumlah, syukuri hidup dengan memaknainya lebih hidup. Fighting Vhee!!!

Enam X 365 hari, putaran waktu yang terkadang berlalu tanpa terasa

Jika dan Ketika


Jika ada orang yang bilang pada suatu saat dia merasa dia tidak merasakan sesuatu , maka akupun pernah mengalaminya

Ketika ada orang mengatakan dia tak mengerti sesuatupun , maka aku mencoba untuk mengerti bahwa sesuatu itu telah membuat seseorang (yang mungkin dengan terpaksa) tidak bsa memutuskan bahwa dia bisa memahaminya.

Ketika seseorang berkata bahwa dia tidak tahu harus berbuat apa, dengan sadar aku yakin dan mencoba untuk bisa melakukan sesuatu, sampai suatu waktu, dimana dia tak memilih berkompromi padaku dan mebuatku harus menunggu, mengujiku.

Ketika ada sahabat yang tiba-tiba menjauh dariku, aku ingin tahu kenapa dia melakukan itu, maka akupun bertanya dan mencernanya lewat logika, dan waktu sekali lagi membiarkanku berguru, dan benar teman itu berbalik padaku.

Ketika aku menyapa alam, dan menyampaikan kegundahanku, duduk di pojok itu, bernafas dan membiarkan banyu membentuk riak yang tak ingin menyatu, lalu ia berseru ..kamu punya kesempatan untuk maju, maka tersenyumlah

Ketika aku mencoba untuk mendengar dan merasakan ada detak aneh di jantungku, aku meminta nalarku untuk memahami itu, dia bilang aku harus membiarkannya seperti itu, karena itu karunia untukku, maka nikmatilah dan berusalah untuk menyimpannnya erat di genggamanku lalu biarkan dia tahu bahwa kamu mengerti pesan yang datang lewat gelombang merah jambu

Ketika orang-orang banyak bicara bahwa aku pasti bisa mengubah Sesuatu dan melalui semua perubahan yang datang tiba-tiba tanpa berkompromi denganku, maka kurasa aku terlalu lugu untuk menyadari siapa aku hingga bisa melakukan apa yang mereka mau dan membiarkanya berlalu

Ketika aku tahu dan yakin aku mampu, Tuhan bantu aku