
Aku bersyukur memiliki sahabat, saudara-saudaraku yang dihadirkan tuhan meski bukan lahir dari rahim ibuku. Dihadiahkan sepasang orangtua yang luarbiasa, adik-adik yang manis dan bersahaja, dan dibesarkan dalam atmosper sederhana.
Guru-guru yang mencintai dengan ilmunya, dan alam yang dengan sendirinya memilih cara untuk menjaga dan menyangiku.
Kami dibesarkan dengan fitnah, kecurangan, intimidasi dan ragam prilaku tak adil. Kata papa, itu bagian dari episode hidup, pohon yang tinggi tidak tumbuh dengan sendirinya, ia ditempa badai, semakin tinggi semakin besar terpaan yang harus dihadapinya. Must be optimist, never give up and always think positively.
Pilihan hanya satu, maju terus. Jika masih ingin melihat masa lalu, ambil semangatnya saja, buang jauh-jauh dendam. Maafkan, tapi sulit untuk dilupakan. Karena hati dan logika kadang sulit untuk menegosiasikan egonya.
Semua yang hidup pasti menghadapi masalah, dimensi, waktu dan proporsilah yang membedakannya. Maka tersenyumlah, syukuri hidup dengan memaknainya lebih hidup. Fighting Vhee!!!
Enam X 365 hari, putaran waktu yang terkadang berlalu tanpa terasa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar